
Spin off-prekuel pertama dari franchise X-Men Origins yang nantinya bakal disusul dengan origins-origins lainnya. Menjadi yang pertama, Wolverine tidak terlalu mengecawakan, kendati beberapa pecinta adegan action tidak puas dengan apa yang dihadirkan oleh film ini. I’ll tell you later…
Sesuai judulnya, X-Men Origins: Wolverine, bercerita tentang asal-muasal sang mutan bertangan besi.
Johhny Logan, yang sangat pas diperankan oleh Hugh Jackman, adalah seorang mutan bertangan besi yang tidak lagi ingin menjadi binatang peliharaan. Memulai kehidupan barunya yang tahu-tahu sudah bersama Kayla. Selama hampir 6 tahun menjadi orang normal hingga suatu hari muncullah (kembali) kawan tempur lamanya, Victor, yang sedihnya nih, membunuh Kayla yang sangat dicintai Logan. Logan pun berencana membalas dendam atas kematian sang kekasih.
Selanjutnya, kisah ini pun bergulir seperti layaknya seorang anti-hero yang ingin membalas dendam lainnya...
Datar, tidak ada yang baru dan biasa-biasa saja. Begitulah mungkin kesan yang ditangkap ketika menonton X-Men Origins: Wolverine yang kabarnya berbujet sekitar $150 juta ini. Para penggemar adegan action, termasuk Cha sendiri, bertanya-tanya jika memang didanai sebesar itu, kenapa sangat minim sekali adegan action yang berkelas ya? Jangankan ada adegan action yang memorable, tak ada suguhan special dan baru yang ditawarkan film ini. Semua masih sama ketika Cha menonton tiga seri X-Men.
Kendati demikian, Cha salut dengan usaha sang sutradara dan penulis naskah yang ingin menunjukkan sisi kemanusiaan Wolverine. Ada cinta, saudara, persahabatan dan—kematian. Meskipun dramanya tidak sebagus Batman Begins, tapi setidaknya mereka mencoba untuk memberikan cerita pada Wolverine supaya terlihat hidup dan bernyawa daripada menjual action yang berlebihan.
Well, akan lebih baik lagi jika drama dan action itu dipadu dengan seimbang, seperti yang dilakukan Christopher Nolan di Batman Begins.
Rating: Maniz! (6/10)
Belum nonton X-Men Origins: Wolverine? Download disini!
Selanjutnya, kisah ini pun bergulir seperti layaknya seorang anti-hero yang ingin membalas dendam lainnya...
Datar, tidak ada yang baru dan biasa-biasa saja. Begitulah mungkin kesan yang ditangkap ketika menonton X-Men Origins: Wolverine yang kabarnya berbujet sekitar $150 juta ini. Para penggemar adegan action, termasuk Cha sendiri, bertanya-tanya jika memang didanai sebesar itu, kenapa sangat minim sekali adegan action yang berkelas ya? Jangankan ada adegan action yang memorable, tak ada suguhan special dan baru yang ditawarkan film ini. Semua masih sama ketika Cha menonton tiga seri X-Men.
Kendati demikian, Cha salut dengan usaha sang sutradara dan penulis naskah yang ingin menunjukkan sisi kemanusiaan Wolverine. Ada cinta, saudara, persahabatan dan—kematian. Meskipun dramanya tidak sebagus Batman Begins, tapi setidaknya mereka mencoba untuk memberikan cerita pada Wolverine supaya terlihat hidup dan bernyawa daripada menjual action yang berlebihan.
Well, akan lebih baik lagi jika drama dan action itu dipadu dengan seimbang, seperti yang dilakukan Christopher Nolan di Batman Begins.
Rating: Maniz! (6/10)
Belum nonton X-Men Origins: Wolverine? Download disini!

iya film bagus nii...eh add aku juga yaa...
BalasHapussakajogja.blogspot.com
eh, klo mw Download Titanic yg langsung dari eropa alias Oigin d mana yak link nya? mksh ya