Salah satu pembuat kegagalan sebuah film adalah casting yang salah. Dalam hal ini, sebuah film disebut bernasib kurang beruntung atau setidaknya ada karakter baik itu yang utama maupun supporting yang kurang pas sehingga lumayan menggaggu nilai keseluruhan. Well, tidak semua kasus salah casting bisa berdampak negatif bagi kelangsungan film itu sendiri. Namun, bagi sebagian pulik dan penggemar film, casting yang salah benar-benar menjadi hal yang sangat menyebalkan. Karena kenapa? Karena faktor ketidak-akuratan menempatkan bintang film dengan perannya bisa dipengaruhi pula oleh ketidak-mampuan sang bintang dalam melakoni perannya. Dan yang paling vital adalah karena sosok sang bintang sendiri yang jauh dari pantas untuk melakoni peran yang dimaksud.
Cha membuat daftar 10 Pemilihan Peran Terburuk yang pernah dilakukan Hollywood. Okay, let’s start countdown...

10.
Orlando Bloom sebagai Balian of Ibelin
Dalam film :
Kingdom of Heaven (2005)
Hanya dengan modal kecantikan wajah yang dimiliknya, Orli mendapatkan peran sebagai Balian of Ibelin yang seharusnya membutuhkan kharisma, wibawa dan pesona seorang aktor untuk membuat lawan serta kawan menghormatinya. Orli, sorry, jelas tidak terlihat mempunyai semuanya.
9.
Tom Hanks sebagai Robert Langdon

Dalam film :
The Da Vinci Code (2006)
Jika dibandingkan dengan novelnya, sosok Langdon sangat intelek dan pintar. Namun anehnya Hanks tidak menunjukkan kepribadian Langdon yang sesungguhnya. Apalagi, penampilan Hanks dengan rambut panjangnya yang sangat mengganggu pandangan. Sigh, he should be better than that!

8.
Hillary Swank sebagai Madeleine Linscott
Dalam film :
The Black Dahlia (2006)
Aktris yang tidak terlalu cantik, dan bertubuh kurus kering mencoba bermain sebagai seorang femme fatale alias wanita penggoda nan berbahaya? Oh, come on...

7.
Elizabeth Banks sebagai Laura Bush
Dalam film :
W (2008)
Kalau yang satu ini, Banks tidak cocok untuk memerankan seorang Ibu Negara karena dia terlalu cantik, seksi dan menggoda! Bukannya Laura Bush yang asli gak cantik,
tapi Banks disini tidak punya kharisma layaknya seorang Ibu Negara.
6.
Josh Hartnett sebagai Matt Sullivan
Dalam film :
40 Days and 40 Nights (2002)
Karakternya dalam film ini digambarkan palyboy yang selalu terlihat horny dan mupeng, sesuatu yang amat sulit dilihat dari tampang alim dan melankolis Josh Hartnett.

5.
Halle Berry sebagai Patience Price aka Catwoman
Dalam film :
Catwoman (2004)
Catwoman dimainkan oleh aktris cantik, seksi dan pemegang Oscar, berkulit gelap pula? Hmm, boleh aja sih.. Tapi, kenapa Cha rasa dia gak pantes jadi catwoman ya? Maybe, she’s too perfect for that role?

4.
Collin Farrel sebagai Alexander The Great
Dalam film :
Alexander (2004)
Selain penampilannya yang cupu dengan rambut palsunya, Collin Farrel berusia nyaris sama dengan pemeran ibunya sendiri, Angelina Jolie. Parahnya lagi, Farrel tidak bisa memberi mimik muka yang serius, kejam, keras dan berwibawa layaknya seorang The Great.

3.
Ioan Gruffudd sebagai Reed Richards aka Mr. Fantastic
Dalam film :
Fantastic 4 (2005) &
Fantastic 4: Rise of The Silver Surfer (2007)
Sama halnya dengan Farrel, Gruffudd sama sekali tidak punya kharisma sebagai pemimpin pasukan Fantastic 4.

2.
George Lazenby sebagai James Bond
Dalam film :
On Her Majesty’s Secret Service (1969)
Tanpa pengalaman akting, Bond versi Lazensby tampil kaku bak robot dan hanya tampak tangguh di adegan laga saja. Bond terburuk seanjang masa!
1.
Vince Vaughn sebagai Norman Bates
Dalam film :
Psycho (1998-remake)
Aktor spesialis komedi membawakan peran seorang psikopat yang kurus, pemalu, paranoid, dan tampak nerd namun misterius? Sangat melenceng jauh dari versi asli Psycho yang dibawakan oleh Anthony Perkins sebagai Norman Bates.

Well, inilah pemilihan peran yang menurut Cha paling buruk dan sangat
miscast!